Jelang Musim Giling 2026, PT Rejoso Manis Indo Gelar Town Hall Perkuat Sinergi

Gula 15 Mei 2026 91 kali dibaca
Gambar Artikel Penyerahan tebu dari Cane Supply General Manager Apichart Sreewarome kepada Production Director Apichai Pansrisakoon sebagai simbol penyerahan tebu dari petani kepada Perusahaan untuk diolah jadi gula

LingkariNews, Blitar – Bersiap hadapi musim giling 2026, PT Rejoso Manis Indo (RMI)–Mitr Phol Group menggelar Town Hall pada Rabu, 13 Mei 2026. Kegiatan tersebut menjadi forum komunikasi antara manajemen dan karyawan dalam memperkuat koordinasi operasional serta menyatukan target perusahaan menjelang dimulainya proses produksi gula tahun ini. 

Town Hall yang berlangsung di area PT RMI dihadiri jajaran manajemen Mitr Phol Group Indonesia, antara lain Artit Prasobsom selaku Managing Director Indonesia Business, Sathirapat Punyapas sebagai CFO Indonesia Business, Apichai Pansrisakoon selaku Production Director dan Apichart Sreewarome sebagai Cane Supply General Manager, bersama tim manajemen serta karyawan PT RMI.

Fokus Persiapan Operasional dan Keselamatan Kerja 

Dalam kegiatan tersebut, manajemen menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen perusahaan untuk mendukung kelancaran operasional musim giling tebu 2026. Selain menjadi sarana penyampaian strategi perusahaan, Town Hall juga dimanfaatkan untuk memperkuat komunikasi internal agar seluruh tim dapat bekerja secara terkoordinasi.

Aspek keselamatan kerja turut menjadi perhatian utama perusahaan selama proses operasional berlangsung. Manajemen mengimbau seluruh karyawan untuk memahami prosedur kerja dan mematuhi standar kesalamatan guna menciptakan lingkungan kerja yang aman dan produktif.

Menjelang musim giling, perusahaan memfokuskan persiapan pada kesiapan mesin produksi, optimalisasi kapasitas giling, dan peningkatan kualitas bahan baku tebu. Upaya tersebut dilakukan untuk mendukung produksi gula kristal putih dengan kualitas yang sesuai standar industri.

Dalam kesempatan tersebut disampaikan, harapannya kualitas tebu petani pada awal musim giling dapat menghasilkan rendeman gula yang lebih baik. Kondisi tersebut dinilai dapat memberikan dampak positif terhadap produktivitas sekaligus mendukung kesejahteraan petani tebu sebagai mitra perusahaan.

Target Pengolahan 1,55 Juta Ton Tebu pada Musim Giling 2026

Pada musim giling 2026, PT RMI–Mitr Phol Group menargetkan pengolahan tebu petani mecapai 1,55 juta ton dengan rendeman sebesar 8 persen. Untuk mendukung target tersebut, perusahaan menyiapkan kapasitas giling sebesar 10.000 TCD (ton cane per day) dengan target produksi gula kristal putih mencapai 128.000 ton.

Dalam forum Town Hall, manajemen turut menyoroti sejumlah tantangan yang dihadapi industri gula nasional, mulai dari kenaikan bahan baku, bahan bakar, hingga kebutuhan operasional lainnya yang dipengaruhi kondisi global. Karena itu, seluruh karyawan didorong untuk terus mengedepankan efisiensi dan efektivitas kerja di setiap lini operasional.

Dengan mengusung semangat “One Team, One Goal, Kita Bisa”, PT RMI–Mitr Phol Group menyatakan kesiapan menghadapi musim giling 2026 secara lebih solid dan produktif. Sebagai bagian dari Mitr Phol Group dan anggota Gabungan Produsen Gula Indonesia (GAPGINDO), PT RMI juga terus mendukung penguatan industri gula nasional menuju kemandirian gula Indonesia. 

(NY)

Berita Terpopuler

1
Indonesia Penghasil Sampah Terbesar Ke-5 Dunia: Produksi dan Jenis-Jenisnya
2
Kepolisian Ungkap Tambang Ilegal di Tahura Bukit Soeharto, Kerugian Negara Ditaksir Capai Rp1 Triliun
3
Perkembangan Industri Gula Tahun 2020 hingga 2025
4
Penyebab Banjir dan Longsor di Sumatera: Bencana Alam atau Kerusakan Alam?
5
Indonesia Penyumbang Sampah Laut Terbesar Kedua Dunia

Grafik Harga Gula

Raw Sugar (sen/lb)
White Sugar (USD/ton)
White Sugar (sen/lb)